Tidak seperti momentum sebelum-sebelumnya, kompetisi sepak bola sudah berbeda bahkan jarang digelar dan ditanyangkan di televisi. Perbedaannya begitu mendasar, mulai dari tidak adanya supporter, pemain harus melakukan vaksinasi dahulu, bahkan menjalani serangkaian test swab. Jika positif maka pemain harus menjalani isolasi mandiri dan tidak boleh manjalani permainan. Fenomena ini menjadi perihal baru dalam pelaksanaan liga sepakbola pasca covid berkembang di dunia. Berbagai negara merasakan hal ini, melakukan pertandingan sepak bola di tengah bencana non alam covid-19. Ada liga lain yang ditetapkan masih berjalan, tetapi liga di Indonesia diberhentikan untuk sementara. Berbeda halnya di liga Inggis di tahun 2021, meski penonton mengalami penurunan jumlah dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi pelaksanaan liga tetap berjalan dengan penerapan protokol yang sangat ketat.

Kebijakan untuk membuka kembali pelaksanaan liga inggris tentu penuh dengan pertentangan, dimana akan digelar saat merebaknya pandemic covid-19. Akhirnya pada Juni 2021, liga inggris resmi dibuka kembali. Adapun liga inggris yang akan digelar, perlu disiapkan secara matang agar keamanan akibat adanya virus corona tidak menular kemanapun. Ada beberapa peraturan yang harus dijalani, tentunya akan disesuaikan dengan protokol kesehatan. Hal ini akan memberikan jaminan keamanan kepada pemain, team dan supporter. Mulai dari kebijakan penginapan. Para pemain saat datang ke lokasi dan sebelum bermain, ditempatkan pada dua hotel yang berbeda. Tujuan pemisahan ini adalah agar tidak ada kontak langsung antar pemain sebelum bertanding. Dikarenakan, meminimalis terjadinya penularan virus. Disisi lain, pemain juga akan tidur di kamar yang berbeda. Selanjutnya tidak dibiarkan pemain melakukan kontak langsung dengan lingkungan luar.

Aturan Permainan pada Liga Sepakbola Pasca Covid Merebak di Inggirs

  • Membatasi Kehadiran Penonton

Dalam liga inggris yang dilakukan di masa pandemic, ada aturan yang diterapkan pada saat permainan liga sepakbola pasca covid kian bertambah persebarannya. Tidak boleh orang sembarangan masuk dan hanya dipebolehkan mereka yang memiliki tanda pengenal. Cara pembagian sporter adalah dengan menggunakan batasan jam. Yakni 2 jam sekali diperkenankan supporter dengan jumlah terbatas diperkenankan masuk sebelum acara dimulai. Mereka yang masuk di stadion dilakukan cek suhu tubuh dengan termogan.

  • Penerapan Aturan saat Memasuki masa Permainan

Perjalanan pemain dan hotel ke lapangan tentunya harus disiasati dengan strategi. Pasalnya, jika tidak aka nada fans-fans mereka yang sudah menunggu di depan pintu. Maka untuk menghindari kerumunan dibuatkan pintu khusus. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang akan menyebabkan penularan virus. Proses perjalan ke stadion, pemain di angkut dengan beberapa bis yang tidak penuh. Selanjutnya bis selalu dibersihkan dengan menyemprot desinfektan dan diberlakukan aturan jaga jarak. Di tempat-tempat strategis juga disediakan handsanitizer.

  • Penonton Harus taat Prokes saat Kick Off Berlangsung

Pembatasan dalam lapangan juga sudah diberlakukan, yakni hanya ada 50-90 jurnalis TV dan radio, 25 penulis, dan 2 fotografer. Untuk team hanya kisaran 90 orang dilapangan (pemain, pelatih, dan kru), 115 di dalam tribun dan 105 diluar stadion, artinya diluar lapangan. Dalam pertandingan akan ditugaskan 4 anak gawang dengan selalu mencuci tangan saat dan sebelum pertandingan dimulai, sebisa mungkin juga mereka dibekali sarung tangan.

Dalam proses bermain, tidak ada ritual jabat tangan seperti sebelum babak pertama dimulai. Semua yanga da di dalam stadion wajib memakai masker dan mengambil jarak yang ketat. Misalnya antar supporter tentunya harus berjarak, antara fotografer juga harus ada jarak, termasuk antar pemain cadangan dalam tribun memain, juga di setting untuk menjaga jarak dan tidak melakukan kerumunan. Fenomena ini merupakan bentuk pelaksanaan liga sepakbola pasca covid berkembang di tahun 2020 di Inggris.