Sejak timnas Italia sukses menjadi juara, mulai dari babak 16 besar kemudian 8 besar sampai semi final dan babak final. Italia menunjukkan bahwa ia merupakan team sepak bola tangguh. Setelah di semi final mengalahkan Spanyol yang bukan merupakan team kecil, di final ia bertemu dengan Inggris yang merupakan top bintang semua pemain-pemainnya. Antara inggris dan Italia kalau dilihat dari kompetisi liganya, memiliki tipikal permainan yang berbeda. Jika liga inggris memiliki irama permainan yang cepat, sedangkan liga italia irama bermain sangat lambat. Tapi, semua terantung permainan dan strategi untuk memenangkan permainan. Saat gol yang dihasilkan lebih banyak maka ia akan bisa memenangkan permainan. Terbukti dalam babak final, Italia bisa mengungguli inggris dengan skor beda tipis 3-2 (penalty). Maka hal ini menunjukkan Italia menjadi tim sepakbola terkuat 2021 yang hampir di Euro sering mengalami kmenenangan.

Italia memiliki sejarah besar dan memiliki pemain-pemain hebat mulai dari kipper hingga penyerang. Yakni adalah Gianluigi Buffon, Paolo Maldini, Franco Baresi, Roberto Baggio, dan Gianni Rivera. Dalam Euro 2021, timnas Italia diposisi pelatih ada Roberto Mancini yang merupakan pemain bintang pada masanya. Italia menunjukkan tidak hanya tercatat sebagai team bagus, tetapi juga memiliki pelatih yang luar biasa. Gli Azzurri nama lain team ini sudah mencaatatkan dalam sejarah memenangkan Euro pada 1968, kini di tahun 2021 ia mengambil kesempatan ini kembali. Ada 11 permain yang bertandang dalam laga final menghadapi inggris antara lain: Salvatori Sarigu, Giovanni Di Lorenzo, Giogrico Chiellini, Leonardo Bonucci, Leonardo Spinazzola, Manuel Locatelli, Marco Verratti, Gaetano Castrovilli, Jarginho, Lorenzo Insigne, Domenico Berardi dan Alex Meret.

Strategi Permainan Italia menjadi Tim Sepakbola Terkuat 2021

  • Membuat Kemelut di Depan Gawang

Saat babak final berlangsung antara Italia dengan Inggris, awalnya Italia tertinggal 1-0 di babak awal. Berkat itu, Mancini menyampaikan para pemainnya banyak yang tertekan dan berusaha mencari gol penyeimbang. Maka gol yang diciptakan di babak kedua setelah turun mimun, para pemain Italia memanfaatkan kemelut dalam gawang. Mereka menciptakan kekacauan terlebih dahulu sebelum memasukkan bola. Maka atas peluang yang dimiliki, Leonardo Bonucci (pemain Juventus) langsung menyambar bola untuk dimasukkan ke gawang, alhasil skor imbang 1-1 sampai selesai.

  • Bertahan Hingga Drama Adu Penalti Terjadi

Setelah terjadi gol penyeimbang di babak kedua, maka Italia sempak beberapa kali menyerang, akan tetapi juga bermain bertahan. Selanjutnya, untuk tetap menjaga performanya untuk menjadi tim sepakbola terkuat 2021 ia berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan permainan. Tetapi, drama adu penalti pun tiba hingga dimenangkan oleh Italia. Hal ini salah satunya berkat strategi dan kecerdikan Mancini sebagai pelatihnya. Kemenangan ini menjadikan Italia memperoleh tropi Euro yang kedua kalinya, setelah dulu terjadi pada 1968. Penantian yang sangat panjang ini dirasakan oleh Italia saat di tahun 2000 dan 2012 hanya diposisi sebagai runer up.

  • Meminimalisir Terjadinya Gol di Gawang Donnarumma

Perbandingan gol yang terjadi dalam Euro 2020-2021, hanya 4 gol saja. Tetapi Italia berhasil mencetak sebanyak 13 gol. Hal tersebut menjadikan club ini tampil gemilang dan setelah Euro selesai, banyak club besar yang ingin meminang para pemainnya. Sebuah keberkahan bagi Italia, setelah memenangkan piala eropa ini.

Sepak bola menjadi ajang bergengsi dunia yang harus dimenangkan dengan baik. Untuk menjadi tim sepakbola terkuat 2021 banyak cara yang dilakukan oleh team-team besar eropa. Tidak hanya team nasional dari masing-masing negara saja. Akan tetapi, juga team liga-liga besar eropa.